Showing posts with label accessories. Show all posts

Fabric Manipulation


Fabric Manipulation merupakan salah satu bentuk adaptasi dari teknik couture yang biasanya digunakan pada pakaian. Namun, kali ini kumpulan kain yang sudah dibentuk dan dimodifikasi sedemikian rupa ini disatukan menjadi satu kolase hiasan yang menarik. Terdiri dari warna hitam, putih, dan abu - abu, manipulasi kain ini menggunakan berbagai jenis teknik yang berbeda mulai dari yang sederhana hingga rumit. The all time MIMI's favorite fabric manipulation technique adalah teknik anyaman dimana desainer MIMI's membentuk nama "MIMI" dengan teknik anyaman dan permainan warna kain.

Millenium Space Headpiece


Outerspace... Space... Outerspace... Koleksi Headpiece kali ini terinspirasi dari masa Millenium Space tepat nya sekitar tahun 1950 - 1960. Muse menggunakan Jane Fonda yang merupakan artis pemeran film bertema space pada zamannya. Desainer yang menginspirasi desain headpiece ini adalah Andre Couerreges yang menciptakan dan mempopulerkan desain dengan tema space. Headpiece menggunakan bahan topi renang, manik plastik, perekat velcro, kawat besi, kawat souvenir, dan mika bening. Let's go to the outerspace everybody!

Catch Up The Building Headpiece


Headpiece Couture Adaption ini terinspirasi dari bangunan - bangunan di Italia. Salah satu bangunan tersebut adalah Menara Pisa. Menara Pisa dikelilingi gedung tinggi di Italia dengan detail burung origami di udara dan tanaman seperti bunga di daratan. Semua bahan headpiece terbuat dari kertas dan dibuat dengan tangan.

Couture and Beading - Sulam Pita




Proses Pembuatan Fragmen dan Hasil :
Bunga (Menggunakan Teknik Lurus)
·         Buat lingkaran kecil di tengah dan gambar empat garis lurus seperti kompas.
·         Mulai masukkan pita kuning dari batas garis lingkaran ke ujung atas garis pertama.
·         Ikat pada bagian belakang agar hasil sulam pita tidak lepas
·         Masukkan pita dari batas garis lingkaran dari sisi berikutnya ke ujung garis ke-dua. Ikat agar tidak lepas
·         Lakukan pada dua garis berikutnya
·         Isi bagian kosong atau sela-sela  4 kelopak bunga awal dengan masing- masing 2 kelopak bunga tambahan hingga menjadi utuh satu bagian bunga.

Daun (Menggunakan Teknik Tulang Ikan)
·         Gambar pola daun yang diinginkan dan ambil pita hijau
·         Buat helai pertama daun dengan arah lurus garis tengah daun
·         Lalu buat helai daun berikutnya dari sisi kanan atau kiri daun dan berpusat di tengah
·         Lakukan untuk helai daun berikutnya dengan berpusat di tengah dan saling bergantian 
  
Sulam Benang (Menggunakan Teknik Panjang Pendek)
·         Ambil 2 warna benang yang berbeda yaitu coklat tua dan muda
·         Ambil jarum sulam dan masukkan kedua macam benang
·         Simpul bagian ujung dan mulai tusuk benang ke atas kain dari batas garis lingkaran
·         Tarik lurus , lalu masukkan ke bawah kain dengan jarak dan panjang yang sesuai
·         Lakukan hal yang sama secara berulang dengan ukuran panjang yang berbeda (panjang pendek) dan dengan jarak yang rapat antar benang hingga memenuhi bagian ujung dalam kelopak  bunga

 French Knot
·         Ambil 3 helai benang sulam dan masukkan ke lubang jarum
·         Simpul pada bagian ujung yang lain
·         Tusuk ke luar atas kain, mulai lilitkan benang sebanyak 2 lilitan, lalu tarik
·         Tarik ke bawah dan tusuk di dekat tempat keluar benang sebelumnya
·         Tarik ke bawah kain dan lakukan secara berulang untuk membuat French Knot dalam jumlah yang banyak




Couture and Beading - Fairytale



Under the Sea... Under The Sea... Yeah! Untuk koleksi couture and beading kali ini, MIMI's terinspirasi dari tema Fairytale yang menggabungkan keanggunan Putri Snow White dari darat dan Putri Mermaid dari laut. Kombinasi ini kemudian membentuk Putri yang dapat hidup di darat dan di laut seperti gambaran motif pada pakaian. Bahan menggunakan serat wool, benang, pita, dan manik plastik. Teknik yang digunakan adalah needle felting, sulam benang, sulam pita, dan jahit manik (beading).

!POP! For Fun




"Keseluruhan Tampilan dari !POP! For Fun"
Konsep keseluruhan desain “Pop” For Fun adalah bertema pop art dimana kata “POP” merupakan simbol dari sesuatu yang muncul dan menjadi poin interest sedangkan kata “for fun” dimaksudkan dengan pemilihan dan permainan warna yang colorfull dan ceria untuk anak muda. Tema ini disesuaikan dengan desain tas dengan warna dominan merah dan kombinasi warna lain seperti warna kuning hingga warna hijau yang berarti mulai dari perpaduan warna merah, oranye, kuning, hingga hijau.
Warna tidak hanya sampai di situ, melainkan warna lebih diperluas dengan semburan warna dari yang muda sampai ke tua misal merah tua hingga oranye muda, dari kuning muda hingga hijau tua sehingga benar benar terlihat ada kombinasi. Pemilihan konsep warna ini sendiri diambil dari warna lampu lalu lintas yang dominan merah, kuning, dan hijau, kemudian dari sinilah warna akan diperluas.

Untuk kesan pop art sendiri akan diwujudkan dalam bentuk motif vinyete pada anjing chi hua hua yang menjadi icon atau poin interest dari keseluruhan desain. Kombinasi warna sembur pop art terutama akan ada pada bagian anjing ini sehingga pada bagian jewellery lainnya seperti pada beads atau manik dan pemilihan tali lebih diseimbangkan dan disesuaikan sehingga bisa menghasilkan satu kesatuan desain yang menarik dan enak dilihat. Contoh:  untuk tali menggunakan satu warna merah dan untuk manik serta rumbai menggunakan satu warna kuning.
Untuk keseluruhan desain selain ingin menampilkan sisi yang fun atau ceria, desain juga ingin menampilkan kesan sweet dan cute yang disesuaikan dengan consumer profile dan target market, dimana target market adalah untuk anak muda(wanita) usia 16-24 tahun dengan style yang lebih ke arah chic dan feminin. Untuk kesan cute dan sweet , dipilihlah motif anjing yang tetap disesuaikan konsep awal yaitu anjing pop art dan juga penggunaan pom-pom bulat yang terinspirasi dari bentuk lampu disco dan bentuk lampu lalu lintas yang berbentuk bulat, selain itu juga dipilih bentuk silhouette pita pada beberapa desain jewellery sebagai kesan pemanis.
Untuk konsep EDM atau electro sendiri yang seperti kotak – kotak(pixel) dan gelombang equalizer, diwujudkan dengan penggunaan anyaman dan juga pengaturan manik yang menyerupai bentuk equalizer.